Karena anda suka dengan tulisan Joko, saya pindahkan tulisan itu ke "rumah" anda.
========
ikhwanselatan wrote today at 5:04 PM
Maaf saya mencoba menampilkan kembali pesan dari saudara kita Joko Susanto sebagai berikut: Ass. Salam ta'aruf untuk semua. Ane hanya menambahkan dari kecemasan beberapa dari sekian banyak kekecewaan umat, harokah dan ormas Islam lainnya.Mudah2an ini tidak terjadi pada jamaah Masjid dan umat Islam lainnya.Ane sepakat jika masjid juga dapat dijadikan tempat Syuro/rapat syasah (politik).Yang jadi masalah mereka mengatasnamakan umat Islam, tapi ujung-ujungnya hanya demi kepentingan politik sesaat dan golongan mereka sendiri. Wallahu a'lam. Karena Tetap istiqomah dan terbuka kepada umat dalam berdakwah itu harapan kita semua. Coba kita mengambil ibroh di pilgub sulsel, yang sangat disayangkan, karena PKS telah lepas dari kithah garis perjuangan pada saat awal pendiriannya. sekarang hanya mengedepankan kursi,uang dan sekali lagi uang...Seorang Ust Abd AZis Qahhar Muzakkar (ketua KPPSI=Komite persiapan penegakan syariat Islam) bentukan ustadz2 di beberapa harokah Islam yang tidak memiliki uang dan berbeda harokah dgn PKS, akhirnya ditinggalkan begitu saja dan lebih memilih calon pilgub yang nyata2 korup dan belum tentu memperjuangkan syariat Islam.dan itupun terjadi dibeberapa daerah dan akhirnya pks kalah.dan banyak lagi kasus2 perebutan lahan dakwah dengan harokah atau ormas Islam lainnya. PKS lupa siapa yang memilih para caleg untuk duduk dikursi dewan dan membesarkan partai didaerah2.Ini menunjukkan PKS makin Asobiah dan eksklusive.semoga ini menjadi ibroh untuk pilgub kaltim nanti.jgn menjelekan atau menjatuhkan calon lain. seperti pada saat pilkada dibeberapa daerah. yang mana menyebarkan isu dan selebaran2 gelap untuk menjatuhkan lawan. seperti itukah strategi dakwah Islam yang tidak lagi beretika dan berakhlaq? dan ketika sudah memenangkan pertarungan pilkada, seperti kacang lupa kulitnya.jarang lagi bersilaturahmi apatalagi memberikan bantuan kepada institusi umat Islam lainnya.Ntar jika mau kampanye baru datang lagi.PKSpun sibuk membuat yayasan sendiri.Sehingga kesannya hanya membesarkan Institusi internal saja.Sehingga PKS menjadi (Partai Kepentingan Sendiri) akhirnya kepercayaan umat berkurang.Semoga ini semua bisa diambil ibroh sebagai bahan intropeksi. belum lagi sikap kader-kadernya yang saya melihat assobiah banget.Afwan Jiddan.....
PKS adalah lembaga public yang udah cukup dikenal oleh masyarakat. Jadi saya kira selayaknya kita menjawab permasalahan secara objektif bukan malah sebaliknya, berusaha membela banget sampai subjektif banget (hilangkanlah sikap asobiah kita). Saya juga simpatisan PKS. boleh dikata juga kader, karena saya juga rutin mengikuti liqo'.Saya juga sering menerima masukan serta saran dari temen2 harokah dan ormas lainnya. setelah saya renungi dan melihat realita yang terjadi, ya....memeng seperti itulah yang terjadi.akhirnya saya memutuskan untuk tidak aktif di partai namun liqo' tetap berjalan.Dimanakah sikap kebenaran dan istiqmahnya PKS???.Ketika ikhwan2 kita mengkritik dan memberikan saran haruslah kita terima sebagai ibrah.Karena perlu kita ketahui,temen2 harokah dan ormas Islam lainnya juga turut handil membesarkan PKS didaerah-daerah dan mereka tau persis apa yang terjadi didaerah2, dan ketika mereka melihat ada kesalahan, dan penyimpangan dan mereka mengkrtik dan memberikan saran, itu hal yang wajar.Ikhwah2 lain juga ingin membangun daulah dan mengembalikan peradaban islam ini bersama sama. dan ketika ada saudaranya yang salah patutlah ia menegurnya. Yang jadi mas alah jgn2 kita yang justru menghalangi perjuangan syariat Islam ini dengan sikap fanatik kita terhadap golongan.afwan jiddan...wss